AIIB vs World Bank

  • By Admin Hima EP
  • In TOC
  • Posted 26 Juni 2018

toc6

 

Created by:

Erika Dwiyana F.
Septarinda Bella P.

 

         Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) adalah bank pembangunan multilateral dengan misi untuk meningkatkan keadaan sosial dan ekonomi di Asia dan sekitarnya. AIIB mulai beroperasi pada Januari 2016 dan sekarang telah berkembang menjadi 86 anggota yang disetujui dari seluruh dunia.

          World Bank adalah salah satu sumber pendanaan dan pengetahuan terbesar di dunia untuk negara-negara berkembang.

Komitmen dan tujuan AIIB antara lain:

  1. Mempromosikan infrastruktur hijau dalam pembangunan.
  2. Memprioritaskan infrastruktur lintas batas, mulai dari jalan dan kereta api, ke pelabuhan, pipa energi dan telekomunikasi di Asia Tengah, dan rute maritim di Asia Tenggara dan Asia Selatan, dan Timur Tengah, dan seterusnya.
  3. Mobilisasi modal swasta

Komitmen dan tujuan Bank Dunia antara lain:

  1. Mengakhiri Kemiskinan Ekstrim: Mengakhiri kemiskinan dalam satu generasi
  2. Mempromosikan Kemakmuran Bersama: Indikator pertumbuhan dengan pemerataan dan inklusi
  3. Kemakmuran dan ketidaksetaraan bersama: Jalan menuju kemakmuran bersama dan pengentasan kemiskinan
  4. Keberlanjutan: (1) mengelola planet kita untuk generasi mendatang; (2) membina masyarakat yang inklusif; dan (3) memastikan keberlanjutan fiskal

 


Anggota dan Calon Anggota

 

1.      AIIB


l

Sumber: https://www.aiib.org/en/index.html


ll

lll

 

2. Bank Dunia

Bank Dunia memiliki 189 negara anggota, staf dari lebih 170 negara, dan kantor di lebih dari 130 lokasi

 

 

Sumber Dana


1. AIIB


llll
Sumber: https://www.aiib.org/en/index.html

 

Grand Total: 95,999.1 million USD (Total Regional:73,731.7 million USD + Total Non-Regional: 22,267,4 million USD)

 

2. Bank Dunia

Negara atau member countries yang mempunyai pengaruh besar dalam pinjam dan meminjami akan mempunyai kekuatan di Bank Dunia. Selain itu kualifikasi mata uang yang digunakan adalah mata uang harus dikeluarkan oleh negara merupakan salah satu eksportir teratas dunia selama periode lima tahun, banyak digunakan untuk melakukan pembayaran untuk transaksi internasional, dan secara luas diperdagangkan di pasar mata uang.



Pemberian Pinjaman


1. AIIB

4,4 (billion USD) dalam bentuk pinjaman untuk anggota AIIB baik Regional Member ataupun Non-Regional Member.

 

lllll

Sumber: https://www.aiib.org/en/index.html

 

 

2. Bank Dunia

64,2 (billion USD) dalam bentuk pinjaman, hibah, investasi ekuitas, dan jaminan untuk negara-negara mitra dan bisnis swasta. Total mencakup proyek multiregional dan global.

 

llllll

Sumber: The World Bank Annual Report 2016

 


Perbedaan Bank Dunia, dan AIIB.

Bank Dunia menganut Washington Consensus, dimana negara yang meminjam dana dari Bank Dunia dan harus mematuhi beberapa kebijakan antara lain:

  1. Batas pengeluaran pemerintah yang akan ditetapkan oleh Bank Dunia
  2. Pengalihan belanja publik terhadap pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur
  3. Privatisasi BUMN
  4. Pengurangan atau penghapusan tarif dan kuota impor
  5. Keterbukaan terhadap Foreign Direct Investment (FDI)
  6. Suku bunga yang ditentukan oleh pasar (tidak ada bunga yang ditetapkan oleh pemerintah)
  7. Deregulasi dengan menghilangkan aturan yang mengakibatkan persaingan usaha tidak sehat, dengan mengedepankan perlindungan konsumen dan pelestarian lingkungan, serta penerapan prinsip kehati-hatian oleh lembaga-lembaga keuangan
  8. Kepastian hukum bagi perlindungan hak kekayaan intelektual
  9. Kebijakan tambahan yang dipromosikan oleh Bank Dunia adalah kelestarian lingkungan, hak pekerja (yaitu, empat inti standar perburuhan (1) kebebasan pekerja untuk terlibat secara kolektif tawar-menawar, (2) larangan terhadap pekerja anak dan (3) tenaga kerja budak, dan(4) penghapusan diskriminasi dalam pekerjaan), dan non-korupsi dalam pemerintahan.

Sedangkan AIIB hanya berfokus kepada“Lean, Clean, and Green” yang artinya memiliki manajemen efisien dan staf yang sangat terampil; organisasi etis tanpa toleransi terhadap korupsi;dan dibangun untuk menghormati lingkungan.

 

Discussion

Pembangunan infrastruktur dan konektivitas untuk meningkatkan daya saing baik di level negara maupun kawasan merupakan salah satu hal yang diprioritaskan. Kebutuhan pembangunan infrastruktur membutuhkan pembiayaan yang tidak sedikit. Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim mengungkapkan bahwa dunia membelanjakan sekitar US$ 1 triliun setiap tahunnya untuk pembangunan infrastruktur.

Keberadaan AIIB sebagai bank pendanaan multilateral baru membuat anggota AIIB/ member countries memiliki sejumlah alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur. Terlebih lagi AIIB memang memiliki fokus terhadap pendanaan pembangunan infrastruktur di negara berkembang mengingat kebanyakan dana yang dipinjam dari Bank Dunia mengalir ke negara maju. Sementara di negara-negara berkembang terjadi defisit pendanaan infrastruktur yang cukup besar yang sangat sulit untuk bisa ditanggung oleh satu lembaga.

Keberadaan AIIB juga diharapkan dapat mempermudah proses peminjaman dana untuk negara-negara yang masih berkembang dan belum mampu memenuhi standar dan kebijakan yang ditetapkan oleh Bank Dunia. Ketika negara berkembang dapat memperoleh kesempatan untuk mendapat pendanaan pembangunan infrastruktur, diharapkan negara berkembang mampu membangun infrastruktur tanpa mengabaikan pelestarian lingkungan.

AIIB menggunakan dollar untuk peminjaman dana. Semakin dollar menguasai pasar, ini menyebabkan pasar penuh tidak kepastian karena asumsi bunga The Fed. Hal ini akan membuat The Fed semakin mempengaruhi ekonomi dunia dari segi suku bunga, karena banyaknya peredaran dollar di dunia. dampak yang terjadi ketika the fed mempengaruhi dunia dari suku bunga adalah dollar menguat.


Conclusion

            AIIB dan Bank Dunia memiliki tujuan untuk meningkatkan keadaan sosial dan ekonomi. Selain cakupan daerah yang berbeda, AIIB dan Bank Dunia memiliki standar dan kebijakan yang berbeda dalam memberikan pinjaman terhadap negara anggota/ member countries. Dengan adanya dua macam bank pendanaan multilateral ini, diharapkan setiap negara memiliki kesempatan untuk membangun infrastruktur sehingga negara mampu meningkatkan daya saing baik di level negara maupun kawasan.

Hits 189